Showing posts with label Om Telolet Om. Show all posts
Showing posts with label Om Telolet Om. Show all posts

Wednesday, December 21, 2016

Dance-music artists tweet about Indonesian meme "Om Telolet Om"


OM TELOLET OM - RIA RICIS BIKIN NGAKAK part1
Jakarta (ANTARA News) - International dance-music artists, such as Zedd, Martin Garrix, and DJ Snake, on Tuesday night tweeted their confusion over the Indonesian meme "Om Telolet Om," which was listed among Twitters national trending topics.

"What does om telolet om mean?" @TheChainsmokers tweeted.

Dutch DJ Oliver heldens also commented on the meme, suggesting it may be about omelets.

"What is Om Telolet Om? When I read it, I think of omelets/eggs," @OliverHeldens tweeted.

Musician and retired German footballer Michael Ballack also tweeted about the meme: "I keep seeing #omteloletom comments. Can someone explain the #telolet trend? Thats all I find on reviews of simple websites in #indonesia," he tweeted.

"Om Telolet Om" is a local phenomenon where children stand on the street shouting "Om Telolet Om" at passing interprovincial buses. The driver honks their horn in response, and the children cheer.

"Om" means "Sir" or "Uncle," while "telolet" refers to the sound made by a bus horn.

A video demonstrating this activity went viral on social media a month ago.

Initially, it was only seen in Jepara, Central Java, but the fad is now spreading to other regions, including West Java and Sumatra.

(Reported by Aubrey Kandelila Fanani/Uu.A014/INE/KR-BSR)

Source: http://www.antaranews.com/en/news/108525/dance-music-artists-tweet-about-indonesian-meme-om-telolet-om

Continue Reading ..

Ini Sapi Kurban Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla


Lima Video Bus "Om Telolet Om" terbaru Paling lucu & Terunik Tahun ini

Minggu, 11 September 2016 | 13:31 WIB

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Djarot Sri Sulistyo menyerahkan hewan qurban berupa sapi peranakan Ongole milik Presiden Joko Widodo kepada Masjid Istiqlal, 11 September 2016. TEMPO/Larissa

TEMPO.CO, Jakarta - Menyambut Idul Adha 1437 Hijriah, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan hewan kurban ke Masjid Istiqlal, Jakarta, Ahad, 11 September 2016. kedua hewan kurban itu berupa sapi peranakan Ongole.

Sapi milik Presiden yang berusia sembilan tahun tersebut diserahkan melalui Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Djarot Sri Sulistyo. "Sapi dari Presiden yang didatangkan berasal dari Jatirogo, Tuban, Jawa Timur, seberat 1,5 ton. Sapi ini lebih besar dari tahun lalu," kata Djarot di Masjid Istiqlal, Ahad, 11 September.

Sedangkan hewan kurban dari Jusuf Kalla diserahkan oleh Kepala Bagian Perbendaharaan Wakil Presiden Purwono Prihantoro. Sapi milik Jusuf Kalla juga berasal dari Tuban, Jawa Timur, seberat 1.300 kilogram atau 1,3 ton dan berusia delapan tahun.

Sapi peranakan Ongole yang juga sering disebut sapi PO merupakan sapi yang berasal dari sapi peranakan India. Sapi ini tergolong sapi jenis zebu atau sapi berpunuk. Ukurannya pun cenderung lebih besar ketimbang sapi lokal lain.

Sebelum dibawa ke Istiqlal, kedua sapi tersebut sempat singgah di Peternakan Tapos, Depok, Jawa Barat. Penyerahan sapi secara simbolis baru dilaksanakan keesokan harinya dengan diwakili oleh salah satu menteri dalam Kabinet Kerja.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jokowi tidak akan melaksanakan salat hari raya, baik itu Idul Fitri maupun Idul Adha, di Masjid Istiqlal. Rencananya Jokowi akan merayakan Idul Adha di Serang, Banten.

Meskipun begitu, kata Djarot, Jokowi tetap menyumbangkan hewan kurban di 34 provinsi. "Presiden harus memastikan sapi yang disumbangkan harus yang terbesar dan terbaik di daerahnya masing-masing," kata Djarot.

Menurut Djarot, banyak pihak yang menawarkan sapinya. Namun, Jokowi harus memastikan sapi tersebut dalam kondisi terbaik dan harga yang terjangkau. Djarot juga mengatakan, sejak beberapa tahun lalu, pihak kepresidenan tidak lagi mendatangkan sapi jenis limosin untuk disumbangkan di Masjid Istiqlal.

"Sapi limosin memang besar, tapi dagingnya lebih sedikit. Lebih baik kami datangkan sapi lokal," kata Djarot. Djarot menjamin sapi kepresidenan dalam keadaan sehat.

LARISSA HUDA

Source: http://news.google.com/news/url?sa=t&fd=R&ct2=us&usg=AFQjCNF7Bw-DjZUbm9u9711Oc9plpMTwdw&clid=c3a7d30bb8a4878e06b80cf16b898331&cid=52780132890194&ei=d09aWMjTBoPu3QHP2p-wCA&url=https://nasional.tempo.co/read/news/2016/09/11/173803441/ini-sapi-kurban-presiden-jokowi-dan-wapres-jusuf-kalla

Continue Reading ..